Dali ni Horbo Si Keju Asal Batak
5 (100%) 1 vote

Susu dan Keju biasanya dikonsumsi dalam bentuk cair atau pun diolah menjadi bahan olahan makanan lainnya. Namun, bagaimana jadinya, jika anda dapat menemukan susu yang dijual dalam bentuk penganan setelah dibekukan dengan cara dimasak secara tradisional dan tanpa bahan kimia? Ini dia Khasnya makanan Dali ni Horbo dari Tapanuli. Orang yang belum familiar dengan panganan tersebut, sering menyebutnya sebagai keju, karena tekstur dan proses pembuatanya yang hampir sama. Terutama para pengunjung yang berasal dari luar Indonesia, mereka kadang bingung dengan panganan asal Tapanuli tersebut. Mereka sering menyamakannya dengan keju dari Belanda dengan menyebutnya si Keju Batak.

Dali Ni Horbo

@src : bonapasogit.files.wordpres

Sebutan untuk panganan tersebut adalah Dali ni Horbo. Dali ni Horbo atau Bagot ni Horbo ini juga mirip dengan Tahu. Dalam Bahasa Batak sendiri, “Dali” dan “Bagot” berarti Susu, sementara“Horbo” berarti Kerbau, sehingga keduanya berarti Susu Kerbau. Makanan khas Batak dari daerah Tapanuli ini, merupakan air susu kerbau yang diolah secara tradisional. Keju Batak ini merupakan makanan yang mudah diolah serta memiliki rasa yang nikmat dan khas pada indra pengecap kita. Bagaimana? Berniat untuk mencoba?

Sejarah Dali ni Horbo

Awalnya, mengolah susu kerbau menjadi Dali atau Bagot ni Horbo merupakan sebuah tradisi yang sudah dimulai oleh leluhur orang Batak semenjak adanya perkumpulan orang Batak. Makanan khas asal Tapanuli ini menjadi menu utama yang selalu ada disetiap rumah orang Batak. Bukan hanya itu saja, Dali atau Bagot ni Horbo asli yang berada di Tanah Batak, biasanya di makan tanpa nasi, atau bisa juga dihidangkan sebagai Arsik Bagot ni Horbo, atau dihidangkan dengan makanan khas lainnya yang dapat membuat lidah merasakan nikmat yang luar biasa.

Lokasi Dijualnya Dali ni Horbo

Keju Batak ini tentu banyak tersedia dibeberapa kawasan pasar tradisional Sumatera Utara, khususnya daerah yang berada disekitaran Danau Toba, mulai dari Parapat, Tarutung (Toba) hingga ke Pulau Samosir. Hampir semua rumah makan di daerah tersebut menyajikan makanan ini. Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp.5.000 sampai Rp.15.000, tergantung dari kualitas Dali nya. Atau bahkan, jika anda secara tidak sengaja sedang melewati atau berada di kota Porsea dan Balige, jangan lupa untuk berhenti sejenak, karena disana akan banyak para penjual Dali yang akan menawarkan Keju Batak untuk anda.

Nah, anda berminat untuk memperoleh Dali atau Bagot ni Horbo ini,? Ayo, datang ke “onan” atau pasar di daerah Tapanuli.

Baca Juga : Kuliner Batak yang hanya di asami

Kandungan Dali ni Horbo

Secara umum, kandungan gizi yang terdapat pada Keju Batak ini, tidak jauh berbeda dengan kandungan gizi yang terdapat pada susu lainnya seperti, lemak, karbohidrat dan protein, perbedaannya hanya terletak pada proses pengolahannya saja. Jika diolah dengan menggunakan rempah-rempah tradisional orang Batak, seperti kunyit, jahe, andaliman, cabai, bawang merah, bawang putih, tentu dapat memberikan khasiat tambahan pada tubuh anda. Dan satu hal yang pasti, Keju Batak ini, diolah dengan sederhana menggunakan peralatan tradisional dan tidak menggunakan unsur kimia sama sekali. Menunjukkan makanan sehat dan bermanfaat bukan?

Resep Masakan Dali ni Horbo

Untuk mengolah Keju Batak ini bukanlah hal sangat yang sulit. Karena, semua bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, begitupun dengan cara membuatnya yang praktis. Sehingga, bagi anda yang baru pertama sekali mencobanya pun tidak perlu khawatir. Berikut ini, kami akan memaparkan bantuan kepada anda yang ingin mencobanya.

Bahan untuk membuat Bagot ni Horbo:
1. 1 liter susu kerbau (Jika tidak ada, anda dapat membuat Dali ni Sapi, karena nikmatnya akan terasa sama).
2. Air perasan 1 lembar daun pepaya hijau yang segar(Untuk mengurangi bau amisnya).
3. Perasan air nenas segar dari separuh nenas (Untuk membantu proses pengentalan).

Cara membuatnya:
Pembuatan dari Keju Batak ini, begitu sangat praktis. Masukkan susu kerbau/sapi kedalam panci yang steril, dan rebus hingga mendidih (kurang lebih 10 menit). Kurangi besarnya api, dan masukkan air nenas secara perlahan untuk membantu pengentalan. Tambahkan air perasan daun pepaya secukupnya, dan didihkan beberapa menit lagi. Setelah itu, angkat dari api, lalu tuangkan ketempat penghidangan terakhir dan biarkan hingga dingin. Jika anda memiliki pendingin, silahkan masukkan kedalam pendingin, supaya hasilnya semakin segar.

Dali Ni Horbo

Dali No Horbo Campur Arsik

Sebenarnya, dalam proses pembuatan Dali ni Horbo ini, susu kerbau dimasak di atas api kecil hingga mendidih dan mengental. Dalam proses pemasakan, biasanya akan muncul buih-buih pada bagian atas susu yang sedang dimasak. Buih-buih ini harus diambil sedikit demi sedikit hingga perlahan-lahan susunya akan mengental. Teksturnya yang padat seperti tahu dan Keju, disebabkan air daun papaya yang ditambahkan kedalamnya., yang dimana hal itu juga yang menjadi alasan warna kehijaun yang terdapat pada susu.

Penyajian Dali ni Horbo

Dali atau Bagot ni horbo ini, dapat langsung dikonsumsi karena sudah melalui proses pematangan. Namun, Keju Batak ini akan semakin nikmat jika dimasak dengan bumbu arsik. Arsik merupakan masakan khas suku batak yang juga menggunakan bumbu khas Batak “Andaliman” sama halnya dengan Naniura. Dan, pada saat ini, kebanyakan untuk jenis masakan yang menggunakan Dali ni Horbo dibeberapa restoran yang menyebar di Sumatera Utara adalah masakan Arsik Dali ni Horbo. Apakah anda sudah pernah mencoba kreasi menu makanan yang menggunakan Dali atau Bagot ni Horbo selain di Arsik?

Bagaimana? Anda penasaran dengan rasa si keju Batak ini? Luangkan waktu anda ketika anda berkunjung ke kawasan Danau Toba. Di Tanggal 20 Agustus 2016 anda dapat cicipi kuliner ini gratis di Karnaval ini.